Kamis, 03 Sep 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Lima Saham Bank Digital Kompak Menguat Saat IHSG Melemah

✍️ Admin 🕒 02 Sep 2026 👁️ 0x dibaca
Ilustrasi
Ilustrasi Foto: Istimewa

Finantara.id — Sejumlah saham bank digital bergerak positif pada perdagangan Rabu (2/9/2026), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah.

IHSG turun 4,16 poin atau 0,06% ke level 6.595,77 pada akhir perdagangan. Di tengah pelemahan tersebut, saham bank digital justru mencatat penguatan.

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menjadi saham bank digital dengan kenaikan tertinggi, yakni 4,51% ke level Rp278 per saham.

Selanjutnya, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) menguat 4,04% menjadi Rp1.030. Saham PT Bank Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) naik 2,86% ke Rp900.

Kemudian, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menguat 1,32% menjadi Rp153. Sementara PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) naik 0,85% ke level Rp236 per saham.

Penguatan saham bank digital tersebut terjadi di tengah kinerja keuangan sejumlah emiten yang relatif positif sepanjang semester I-2026.

PT Bank Jago Tbk misalnya, membukukan laba bersih Rp189 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut tumbuh 49% secara tahunan atau year on year (yoy).

Penyaluran kredit Bank Jago juga meningkat 24% menjadi Rp26,6 triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 23% menjadi Rp27,6 triliun.

Total aset Bank Jago hingga semester I-2026 mencapai Rp41,4 triliun.

Sementara itu, PT Bank Allo Bank Indonesia Tbk mencatat laba bersih sebesar Rp234 miliar. Penyaluran kredit tumbuh 28% secara tahunan menjadi Rp9,55 triliun.

Total aset Allo Bank meningkat 10% yoy menjadi Rp15,57 triliun. Adapun DPK tercatat relatif stabil di level Rp5,83 triliun hingga akhir Juni 2026.

PT Bank Neo Commerce Tbk juga membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp294,85 miliar pada semester I-2026. Capaian tersebut tumbuh 6,81% dibandingkan Rp276,05 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, total kredit Bank Neo Commerce turun 11,79% menjadi Rp7,13 triliun.

Hingga Juni 2026, total aset Bank Neo Commerce tercatat Rp17,45 triliun dengan DPK sebesar Rp12,30 triliun.

Adapun PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat laba bersih Rp12,01 miliar pada kuartal II-2026.

Kinerja tersebut ditopang oleh bisnis kredit digital. Penyaluran kredit digital Bank Raya mencapai Rp16,46 triliun atau tumbuh 22,6% secara tahunan.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update