Minggu, 01 Nov 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Dari Serabut Ijuk hingga Sapu Siap Pakai: Proses Produksi Usaha Ken Dedes di Semboro, Jember

✍️ Amalia Putri 🕒 17 Sep 2026 👁️ 0x dibaca
Dari Serabut Ijuk hingga Sapu Siap Pakai: Proses Produksi Usaha Ken Dedes di Semboro, Jember
Dari Serabut Ijuk hingga Sapu Siap Pakai: Proses Produksi Usaha Ken Dedes di Semboro, Jember Foto: Istimewa

Finantara.id - Di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, serabut ijuk diolah menjadi sapu lewat empat tahap: pengolahan bahan baku, pemasangan gagang, pengepresan sesuai ukuran, lalu pengemasan. Proses itu dikerjakan lima tenaga kerja di usaha sapu ijuk bermerek Ken Dedes milik Karyati. Untuk mengembangkan lokasi usaha dan memperkuat kapasitas bisnis yang ia jalankan bersama suaminya, BNI Kantor Cabang Jember menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp200 juta.

Fasilitas dan Pelanggan

Ken Dedes memiliki mesin pembuat sapu, gudang penyimpanan, dan sarana penyimpanan barang untuk mendukung produksi serta distribusi. Selain sapu ijuk, usaha ini memproduksi perlengkapan rumah tangga untuk beragam pelanggan: perkantoran dan instansi, pedagang keliling, serta masyarakat umum di Jember dan sekitarnya.

Bahan Baku dari Tiga Daerah

Bahan baku dan komponen produksi antara lain didatangkan dari pemasok di Bondowoso, Lumajang, dan Puger, Jember. Karena itu, usaha ini tidak hanya memberi penghasilan bagi keluarga dan pekerjanya, tetapi juga memutar ekonomi pemasok dan pedagang dalam rantai usaha sapu ijuk.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menilai karakter usaha seperti ini menunjukkan potensi UMKM daerah bila didukung pembiayaan dan akses pasar yang memadai.

“Usaha produktif di daerah memiliki rantai ekonomi yang cukup luas. Ketika kapasitas usahanya meningkat, manfaatnya juga dapat dirasakan oleh tenaga kerja, pemasok, hingga jaringan penjualan yang terlibat. Karena itu, kami berharap pembiayaan KUR dapat memberikan multiplier effect bagi ekonomi masyarakat,” katanya.

Dukungan BNI

Okki menyebut dukungan kepada pelaku usaha produktif merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah.

“BNI Jember terus berupaya hadir lebih dekat dengan pelaku usaha melalui pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas bisnisnya. Melalui KUR BNI, kami ingin membantu usaha-usaha produktif yang telah memiliki pasar dan prospek agar dapat terus berkembang secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Okki.

BNI Jember mendorong KUR diarahkan ke usaha produktif yang berprospek dan berdampak bagi lingkungan sekitar, dengan tetap mengedepankan kehati-hatian.

“Tidak hanya memperluas akses pembiayaan, BNI juga berkomitmen menjaga kualitas penyaluran KUR dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap prosedur. Hal ini dilakukan dengan memastikan KUR disalurkan kepada pelaku usaha yang memenuhi ketentuan dan dimanfaatkan sesuai tujuan pembiayaan,” tegas Okki.

Selain pembiayaan, BNI juga mendorong penguatan UMKM lewat pendampingan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar sesuai kebutuhan tiap usaha. BNI berharap makin banyak pelaku UMKM di Jember mendapat pembiayaan yang sesuai sehingga mampu menambah kapasitas produksi, memperluas pasar, membuka lapangan kerja, dan tumbuh berkelanjutan.

AP
Amalia PutriEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update