Sabtu, 24 Okt 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Gaya Hidup
Gaya Hidup

5 Cara Hemat BBM Motor Menurut Suzuki, Bisa Tekan Konsumsi 15-25 Persen

✍️ Amalia Putri 🕒 23 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Test Ride New Honda ADV 160 RoadSync
Test Ride New Honda ADV 160 RoadSync Foto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu

Finantara.id - Konsumsi BBM sepeda motor bisa ditekan dengan mengubah kebiasaan berkendara dan menjaga kondisi motor tetap prima. Langkah yang disarankan antara lain menghindari akselerasi mendadak, menjaga kecepatan stabil, mengurangi waktu mesin menyala saat berhenti, dan melakukan perawatan rutin. Menurut 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Victor Assani, penerapan kebiasaan ini diperkirakan bisa menghemat 15-25 persen.

“Hal-hal seperti di atas secara tidak sadar akan dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Prediksi saya bisa meningkatkan efisiensi atau penghematan di kisaran 15-25 persen. Lumayan kan ketika misalnya harga BBM RON 92 naik sebesar 32,11 persen?” ucapnya.

Gaya Berkendara Jadi Faktor Utama

Victor menyampaikan hal tersebut kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurutnya, gaya berkendara memengaruhi efisiensi bahan bakar. Pengendara perlu menghindari kebiasaan memacu mesin tiba-tiba dan menjaga putaran mesin pada rentang torsi optimum.

“Jangan sering-sering melakukan akselerasi, termasuk nge-gas mendadak yang berefek mesin malah ‘ngeden’. Tetaplah pertahankan rentang RPM pada torsi optimum,” ujar Victor kepada Kompas.com, belum lama ini.

Lima Cara Menghemat BBM Motor

  1. Hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Berkendara halus mengurangi konsumsi bahan bakar, karena membuka gas mendadak membuat kerja mesin lebih berat. Perhatikan kondisi lalu lintas di depan agar kecepatan stabil dan kebutuhan mengerem mendadak berkurang.
  2. Jaga putaran mesin pada rentang torsi optimum. Putaran mesin (RPM) yang dijaga sesuai karakteristik motor membantu penggunaan bahan bakar lebih efisien. Hindari memacu mesin berlebihan, karena gas yang lebih terukur menjaga efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan.
  3. Matikan mesin saat berhenti cukup lama. Mesin yang menyala saat motor diam tetap mengonsumsi BBM. Pengendara dapat mempertimbangkan mematikan mesin saat berhenti atau menunggu 30 detik atau lebih, selama kondisi lalu lintas dan keselamatan memungkinkan.

“Membiasakan mengurangi idle yang tidak perlu juga penting, seperti mematikan mesin ketika berhenti atau sedang menunggu dalam waktu 30 detik (atau lebih),” kata Victor.

  1. Jaga tekanan ban dan sesuaikan beban. Tekanan angin yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan memengaruhi hambatan gulir dan kinerja kendaraan. Periksa tekanan ban berkala dan hindari membawa barang berlebihan, terutama untuk perjalanan harian.
  2. Lakukan perawatan rutin. Perhatikan oli mesin, filter udara, dan sistem pengapian agar mesin dan komponen pendukung bekerja baik.

“Ini semua sangat erat kaitannya dengan perawatan sepeda motor yang teratur, dan tentunya saya sangat menyarankan diserahkan ke bengkel resmi,” kata Victor.

Kebiasaan Pengendara Sama Pentingnya

Penghematan BBM tidak hanya ditentukan jenis bahan bakar atau kondisi mesin, tetapi juga kebiasaan pengendara. Mengatur akselerasi, menjaga kecepatan stabil, mengurangi waktu idle, memperhatikan tekanan ban, dan servis rutin dapat membantu menekan konsumsi bahan bakar sehari-hari.

AP
Amalia PutriEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update